Monday, 12 September 2011

Garudaku Kalah Lagi

Assalamualaikum.wr.wb.

Berita ini sangat menyedihkan dan sangat memilukan, apalagi saya menyaksikan langsung di Stadion Gelora Bung Karno. Benar- benar prediksi yang meleset, dari semua rakyat dan bangsa Indonesia hampir 95 persen menjagokan Team Garuda dengan keunggulan 2-1 atau 2-0 namun hasilnya terbalik, Team Garudea yang kemasukan 0-2 untuk Bahrain.

Hasil ini sangat mengejutkan karena Bahrain pernah kita kalahkan... Saya juga sangat terkejut dengan pola permainan Team Garuda, seperti tidak biasanya mereka bertanding. Saya sampai kesal dan berucap "kalo tau begini mah, mendingan nonton di rumah dah..." saya bersama teman nonton bersama dan tidak henti- hentinya menghela nafas panjang.

Team Garuda seharusnya bisa belajar dari kekalahan kemarin melawan Iran. Tapi sudahlah, perjalanan ke Piala Dunia masih panjang, Team Garuda masih harus menang di empat pertandingan sisa, kalau ingin lolos diputaran Piala Dunia, semoga Allah SWT, mengabulkan Doa rakyat dan bangsa Indonesia, yang sekarang ini sedang dilanda krisis moral dalam menyikapi hidup berbangsa dan bernegara.

Wassalamualaikum.wr.wb.

Best Regards

Slamet Wiharto

Monday, 22 August 2011

Studi Banding Singapore & Malaysia (IIUM, OUM, dan Islamic Banking and Finance (IIiBF) Malaysia

Berpergian dengan pesawat terbang sangat menyenangkan. Sewaktu kecil saya sering diberikan sebuah miniatur pesawat terbang oleh Pakde, yang kebetulan beliau baru saja pensiun dari Vice President di salah satu perusahaan penerbangan BUMN. Pesawat terbang adalah alat transportasi yang sangat nyaman dan salah satu alat transportasi yang bisa mendekatkan kita kepada sang pencipta. Bila sedang berada di dalam pesawat, saya merasa kecil di hadapan Allah SWT. Kita tidak ada apa- apanya di bandingkan dengan maha luasnya langit dan bumi ini, terkadang saya berdoa dan menangis dalam hati.

Alhamdulillah, apa yang saya bayangkan dan impikan selama ini terwujud, pada bulan Agustus 2009 yang lalu. Ada tawaran tugas untuk pergi keluar negeri untuk suatu program studi banding ke Singapore dan Malaysia, yang diadakan oleh Islamic Economics and Finance (IEF) Universitas Trisakti ke beberapa universitas yang ada di Malaysia.

Program studi banding ini merupakan program yang sangat penting bagi IEF Trisakti dan bagi divisi saya tentunya, karena merupakan tolak ukur pembenahan yang akan dilakukan oleh IEF Trisakti disemua struktur organisasinya. Kami mengunjungi International Islamic University Malaysia (IIUM) sebagai kiblatnya Islamic Economics Finance di ASEAN. Kami juga mengunjungi Open University Malaysia (OUM) dan Institute of Islamic Banking and Finance (IIBF) yaitu institute yang dimiliki oleh IIUM.

Di Singapore, menginap di Hotel Value Thomson dan mengunjungi: Sentosa Island, Patung Singa di Esplanade, Pasar Mustofa Ibrahim, Hardrock Cafe, Orchard Road dan China Town.

Dan di Malaysia, menginap di hotel di daerah Bukit Bintang, daerah dimana tidak pernah tidur, 24 jam non stop selalu ramai. Selama di Kuala Lumpur saya mengunjungi Petronas Tower, Hardrock Cafe, Masjid Agung di Putra Jaya, Genting High Land, Malaysia Telecom Tower, Beryl's Chocolate Factory dan Makam- Makam raja dan petinggi Malaysia. Perjalanan di Singapore dan Malaysia sangat menyenangkan. Akhirnya saya menyadari dan sangat bangga menjadi seorang Indonesia, Damn I Love Indonesia.

Cerita yang hampir terlupakan...

Best regards,

Slamet Wiharto

Thursday, 18 August 2011

Sumber Daya Manusia Dalam Industri Fitness

Hari Minggu kemarin tanggal 14 Agustus 2011, saya menghadiri Bandung Fitness Conference, baru kali pertama ini saya datang menghadirinya, ternyata sebelumnya sudah pernah diadakan dan juga bertempat di Bandung di Hotel Aston Cihampelas Bandung.

Saya sangat terkesan dengan acara ini, dan di gagas langsung oleh Icon binaraga dan fitness Indonesia yaitu Ade Rai. Tokoh kita yang satu itu, tidak henti- hentinya mensosialisasikan pentingnya kesehatan dan olahraga fitness, terutama binaraga.

Pada hari itu juga Ade Rai meluncurkan dua bukunya yang berjudul 101 Bakar Lemak, yaitu tentang tips dan trik dalam membakar lemak dan satu lagi adalah buku 101 Binaraga Natural yaitu buku yang berisikan tentang tips dan trik menjadi Binaraga Natural.

Sangat membanggakan memang tokoh kita itu, di Indonesia sangat jarang sekali orang yang mau mensosialisasikan pentingnya kesehatan bagi kehidupan kita dan bagaimana menjadi binaraga yang sehat dan natural. Apalagi ditengah derasnya industri fitness yang semakin maju dan berkembang, yang seolah- olah sulit dibendung, dengan beraneka ragam varian, dari mulai jenis dan ragam fitness center, alat- alat fitness, pola latian yang kian beragam, jenis supplement, hingga pemakaian obat- obatan terlarang untuk mendongkrak peforma olahraga fitness itu sendiri.

Dengan begitu derasnya arus globalisasi pada industri ini, maka sumber daya manusia juga harus segera disediakan, sekarang banyak sekali sertifikasi- sertifikasi dan pelatihan yang dilakukan oleh badan sertifikasi yang ada di luar negeri khususnya Amerika, dan bagaimana halnya di Indonesia?

Itu merupakan pertanyaan yang sulit di jawab, dan bagaimanakah peran pemerintah dalam melihat kian majunya industri fitness di tanah air? pertanyaan tersebut sudah terjawab dalam tugas akhir penelitian (tesis) saya (berjudul "Bisnis dan Manajemen Fitness Center Dalam Perspektif Islam".) Alhamdulillah, sekarang ini, sudah ada metode pelatihan dan sertifikasi di negeri kita ini, dan lagi- lagi yang menjadi penggagas dan pionirnya adalah Ade Rai. Ade Rai mendirikan Rai Institute guna menyiapkan SDM yang siap pakai dalam industri Fitness.

Banyak sekali kesalah pahaman yang terjadi di masyarakat kita yang menyangkut olahraga dan industri ini, yang seharusnya dapat diluruskan oleh pelaku- pelaku industri itu sendiri, bisa kita lihat pada frontline industri ini yaitu para instruktur dan personal trainer, mereka di tuntut agar dapat memberikan informasi yang sebenar- benarnya mengenai olahraga fitness dan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran, kepada para kliennya yaitu para member- member di pusat kebugaran, sehingga kesalah pahaman dan mitos- mitos yang selama ini berkembang dapat di reduce dan dihilangkan karena hal itu dapat menyesatkan bagi pelaku fitness yaitu para member fitness center.

Best regards,

Slamet wiharto

Wednesday, 10 August 2011

Focus On Wedding

Sudah lama juga yah, saya tidak menulis di blog ini, hampir setengah tahun. Malu benar rasanya, hehe. Maklum kemarin sangat sibuk mempersiapkan pesta pernikahan yang alhamdulillah sudah terlaksana dengan baik dan lancar, berkat doa dan restu dari kerabat dan teman- teman semua.

Ternyata mempersiapkan pesta pernikahan itu tidaklah mudah, saya dan istri sudah mempersiapkannya satu tahun yang lalu. Dari memesan gedung, rias pengantin, baju pengantin, katering, foto (pra wedding & wedding), undangan dan wedding organizer. Hampir tidak terasa waktu sudah satu tahun dan akhirnya sudah terlaksana juga pesta pernikahan kami.

Kesibukan kami dalam mempersiapkan pesta pernikahan sangat menyita waktu, apalagi pada hari- hari terakhir menjelang pernikahan. Saya sampai berucap, "Kapok dah gw, ga akan mau gw nikah lagi, ribet bener dan cape banget rasanya."

Sekarang kami menata kembali apa target kami selanjutnya, untuk dapat mengemban amanah dari Allah SWT. Kami pun sedang menyiapkan pondasi dan bekal untuk menghadapi langkah kami ke depan, untuk menjadikan kami sebagai keluarga yang sakinah mawadah dan warahma, amieeeeeen...

Saking semangatnya, saya juga sudah mulai memperbaharui tampilan di blog ini. Semoga blog ini akan terus eksis sampai kapan pun, dan dapat bermanfaat bagi kita semua, ambil manfaatnya dan luruskan bila ada yang salah dalam penulisan blog ini.

Best regards,

Slamet Wiharto

Wednesday, 26 January 2011

Sepak Bola Indonesia di Impikan

Betapa Bangganya memiliki lambang negara berupa Burung Garuda. Lambang negara ini sungguh sangat populer dan sering terngiang di telinga kita, pada bulan Desember yang lalu, yaitu pada saat perhelatan Piala Asia Tenggara atau AFF Cup 2010. Tim nasional negara kita yang dijuluki juga sebagai Tim Garuda sudah hampir memenangi kejuaraan dunia tersebut namun karena faktor keberuntungan belum berpihak kepada kita, apa hendak dikata tim lawan lah yang akhirnya menggodol piala kebanggaan sepak bola di kawasan asia tenggara itu.

Tim Garuda kita dikalahkan oleh Tim Harimau Malaya yaitu julukan bagi Tim Nasional Malaysia dipartai final piala AFF 2010 Desember yang lalu. Begitulah olahraga permainan, yang kalah harus mengakui kemenangan lawan dengan menjunjung tinggi sportifitas olahraga. Tim Garuda sudah menunjukan keperkasaannya pada saat kejuaraan tersebut berlangsung, namun pada saat menjelang partai final timnas kita menjadi tidak fokus. Karena banyak pula diketahui bahwa faktor kekalahan dari timnas kita bukan dari faktor kelelahan para pemain di lapangan melainkan banyaknya agenda dari timnas yang harus dihadiri pada saat itu. Karena faktor inilah yang membuat buyarnya konsentrasi para pemain Timnas Garuda. Semoga di kejuaraan yang akan datang Tim Garuda akan terbang tinggi di angkasa raya menjelajahi alam jagad raya, amieeen.

Kekalahan Timnas Garuda kita, bisa dijadikan hikmah dan pelajaran yang sangat berharga bagi sejarah persepak bolaan tanah air. Kompetisi sepak bola yang baik akan melahirkan timnas yang baik pula. Tetapi kita jangan pula melupakan pembinaan para pemain di usia dini. Dengan menerapkan ilmu pengetahuan atau teknologi pengembangan olahraga, disertai dengan pencarian bakat olahraga bagi usia dini dan didukung oleh kondusifnya iklim kompetisi dan kepengurusan olahraga ini maka akan melahirkan sebuah timnas yang bisa dibanggakan. Karena ketiga faktor penting itulah yang perlu diperhatikan dalam suksesnya suatu pembinaan olahraga.

Ketiga Faktor tersebut bisa kita adaptasi dan kita tiru dari negara- negara yang sudah maju olahraganya. Kerena olahraga merupakan salah satu cara promosi tanah air dan dapat menaikan derajat martabat suatu bangsa. Mari kita bersatu padu dan bersinergi dalam mengembangkan sepak bola nasional, mari kita tinggalkan berbagai atribut politik dan kepentingan golongan, hanya ada satu slogan "Garuda diDadaku".

Best Regards

Slamet Wiharto

Tuesday, 30 November 2010

Cinta Damai Indonesia

Oleh : Slamet Wiharto

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, bangsa yang sangat berpengaruh pada kemajuan dan kelangsungan kehidupan manusia di planet bumi ini. Belum lama ini, saya mendengar dari presenter di televisi, ada beberapa orang professor yang mengatakan bahwa "Indonesia adalah negara yang tidak perlu diperhitungkan oleh negara maju". Menurut pendapat saya itu benar sekali dalam beberapa hal. Indonesia adalah negara yang cinta damai, jadi negara lain tidak perlu khawatir dengan bangsa ini, karena tidak mungkin dan merupakan hal yang mustshil bila rakyat Indonesia ingin berperang atau menjadi negara imperialisme baru.

Rakyat Indonesia yang mayoritas rakyatnya beragama Islam, bila ditelusuri kerukunan umat beragama di negeri ini sungguh sangat rukun. saling menghormati dengan agama lain sangat di junjung tinggi. Karena hal itulah maka negara lain tidak perlu khawatir dengan Indonesia.

Banyak teman- teman saya dari negara lain yang sangat mengagumi negara kita ini. Diantara mereka ada yang bilang dan sempat bingung, kenapa di Indonesia kerukunan antar umat beragamanya sangat terjaga, terlebih lagi dengan sesama agama itu sendiri. Sedangkan di negaranya dia sendiri saling berperang dengan sesama pemeluk agamanya sendiri.

Hanya oknum- oknum tertentu saja yang tidak ingin negara ini maju, rukun, dan cinta damai. Kita mesti banyak bersyukur dengan Sang Pencipta, karena banyak isu- isu untuk memecah belah rakyat Indonesia yang tidak pernah berlarut- larut, terlebih lagi isu- isu keagamaan.

Namun negara lain perlu khawatir dengan negara kita dalam hal sumber daya alam dan mineralnya. Negara kita kaya akan sumber daya alam dan hutan yang masih luas, sehingga negara- negara di dunia ini sangat bergantung dengan Indonesia. Indonesia juga merupakan paru- paru dunia, dengan masih banyaknya hutan tropis yang masih terbentang luas di seluruh pelosok pulau di tanah air.

Wednesday, 1 September 2010

Jagalah Sumber Budaya & Alam Indonesia


Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber alam dan budayanya. Indonesia juga merupakan salah satu negara yang memiliki populasi manusia terbesar. Negara Indonesia adalah negara yang besar dan unik, begitu pula dengan berbagai fenomena yang dialami oleh bangsa ini, karena terlalu kayanya dengan budaya yang beragam, sampai ada dari beberapa negara lain yang ingin mengambil budaya kita. Kalau sumber daya alam yang ada dan berlimpah ini, sudah jelas dan barang tentu, ada yang mengambil dengan cara sembunyi- sembunyi dan terang- terangan, namun kita tidak menyadarinya, atau bahkan menyadarinya tetapi diam saja.. apakah kita juga merupakan bangsa yang sabar..?

Kita akan mudah terpancing emosi bila budaya kita diambil oleh negara lain. Tetapi mengapa tidak dengan sumber daya alam yang ada yang sudah di angkut kenegara lain, mengapa kita tidak cendrung naik pitam..? ada apakah dibalik semua ini..? apakah memang sumber daya manusia kita tidak mengerti dan tidak tahu, apa yang akan di perbuat dengan berlimpahnya kekayaan alam yang ada dibumi nusantara ini..? Masih banyak sekali pertanyaan- pertanyaan yang akan timbul, apabila kita sejenak memikirkannya. "Let's back on track..." Jangan hanya termenung untuk memikirkannya, tetapi cari solusi yang tepat dan terbaik untuk bangsa ini.

Best Regards

Slamet Wiharto